SBY: Di Pileg Ada Instruksi dari Bupati dan Walkot, Jangan Terjadi Lagi

SBY: Di Pileg Ada Instruksi dari Bupati dan Walkot, Jangan Terjadi Lagi

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 10:32 WIB
SBY: Di Pileg Ada Instruksi dari Bupati dan Walkot, Jangan Terjadi Lagi
Jakarta - Presiden SBY menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pemantapan Pilpres 2014. SBY memberikan instruksi kepada para pemangku kepentingan untuk menyukseskan Pilpres yang Luber Jurdil dan berkualitas.

"Mari kita cegah dan tiadakan berbagai bentuk penyimpangan dan pelanggaran Pemilu. Termasuk berbagai bentuk intimidasi dan paksaan dari siapapun dan kapanpun. Dalam Pileg 2014 lalu saya masih mendengar ada semacam instruksi dari sejumlah bupati dan wali kota, jangan terjadi lagi," imbau SBY dalam sambutannya di acara yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/6/2014).

Rakornas ini diikuti oleh pejabat eseolon 1 Kemendagri, Kemenkopolhukam, Kejagung, BIN, Mabes TNI dan Polri, Gubernur, Bupati Walikota, seluruh jajaran KPU, Bawaslu, dan jajaran TNI dan Polri yang memegang komando.

SBY juga mengimbau para pengawas dan penegak hukum harus aktif untuk mencegah penyimpangan dan pelanggaran itu. SBY berharap Pilpres 2014 bebas money politics.

"Kita ketahui paling tidak kita dengar ada semacam transaksi antara pemilih dengan yang akan dipilih mari kita selamatkan demokrasi kita. Kalau itu yang terjadi meskipun pemilu ini damai dan demokratis tapi masih jauh dari kriteria pemilu yang berkualitas," imbaunya.

SBY juga berharap tak ada kecurangan di penghitungan suara. "Saya mendengar langsung ada kecurigaan terhadap penghitungan suara di daerah selepas TPS. Mudah-mudahan tidak benar. tetapi kalau benar itu merusak sendi-sendi demokrasi dari pemilihan umum," katanya.

(van/trq)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads