"Menanggapi penyerangan umat Katolik di Sleman, saya tidak bosan ingatkan agar semua elemen masyarakat saling hormati kebebasan beragama," tulis SBY seperti dikutip detikcom dari akun twitter @SBYudhoyono, Selasa (3/6/2014).
Menurutnya, agama merupakan hak asasi yang tak boleh diintervensi oleh pihak manapun. Selain itu, setiap umat beragama tidak boleh merasa lebih superior dibanding penganut agama lain yang ada di Indonesia.
"Agama jadi hak asasi individu yang wajib dihormati. Tidak boleh merasa bahwa agama kita lebih unggul dibanding agama lain," tulis SBY.
"Mari kita saling berlomba berbuat kebaikan, bukan berbuat tidak patut satu sama lain," tutupnya.
Puluhan orang tak dikenal melakukan perusakan sebuah gereja di Sleman, Minggu (1/6). Massa menganggap gereja Kristen yang ada di wilayah Panggukan, Desa Tridadi, Kecamatan Sleman, tidak berizin.
Perusakan terjadi seusai kebaktian yang dilakukan pagi hari. Massa dari luar wilayah kecamatan Sleman datang menggunakan sepeda motor. Mereka memprotes rumah milik pendeta NL yang digunakan tempat kebaktian itu tidak berizin.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, gereja yang berada di halaman pendeta itu sudah diprotes warga sejak tahun 2012. Bahkan pada tahun lalu pemerintah kabupaten Sleman telah menyegelnya. Namun kemudian digunakan kebaktian lagi. Beberapa orang yang tergabung dalam ormas Islam menyatakan protes.
(rni/rvk)











































