Ini Tanggapan Politikus Soal Hormat Prabowo ke Mega

Ini Tanggapan Politikus Soal Hormat Prabowo ke Mega

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2014 07:01 WIB
Ini Tanggapan Politikus Soal Hormat Prabowo ke Mega
Jakarta - Capres dari Partai Gerindra Prabowo Subianto melakukan hormat militer kepada Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri, sebelum melakukan pengambilan nomor urut di KPU, Minggu (1/6) lalu. Salam hormat tersebut rupanya menjadi perbincangan yang hangat di kalangan publik, mengingat hubungan memanas antara keduanya.

Tak hanya menjadi perbincangan publik, beberapa tokoh politik pun turut memberikan komentar mengenai hormat militer Prabowo kepada Mega. Berikut komentar dan tanggapan beberapa orang tokoh politik usai peristiwa tersebut:

Hormat Militer Menandakan Prabowo Tak Dendam ke Mega

Hormat militer capres Gerindra Prabowo Subianto ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri jadi isu politik hangat. Bagi Partai Gerindra, capres mereka memang tak punya dendam ke Mega, meskipun sempat ada coretan tajam soal perjanjian Batutulis.

"Menurut saya Pak Prabowo itu orangnya sangat sopan, kemudian tidak ada dendam. Dan itu memang spontan tidak diatur-atur," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, kepada detikcom, Senin (2/6).

Sosok Megawati memang sangat dihormati Prabowo. "Tidak hanya sebagai orang tua, tetapi juga sebagai Presiden RI yang ke-4," katanya.

Tak bisa dipungkiri pengingkaran Mega terhadap perjanjian Batutulis cukup membuat Prabowo sakit hati. Perjanjian tersebut berisi Mega yang barjanji mendukung Prabowo di Pilpres 2014.

"Artinya itu adalah realitas politik yang kita hadapi saat ini, kita tahu bahwa ada permasalahan di masa lalu, tapi life goes on, hidup harus jalan terus," kata Fadli.

Hormat Militer Menandakan Prabowo Tak Dendam ke Mega

Hormat militer capres Gerindra Prabowo Subianto ke Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri jadi isu politik hangat. Bagi Partai Gerindra, capres mereka memang tak punya dendam ke Mega, meskipun sempat ada coretan tajam soal perjanjian Batutulis.

"Menurut saya Pak Prabowo itu orangnya sangat sopan, kemudian tidak ada dendam. Dan itu memang spontan tidak diatur-atur," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, kepada detikcom, Senin (2/6).

Sosok Megawati memang sangat dihormati Prabowo. "Tidak hanya sebagai orang tua, tetapi juga sebagai Presiden RI yang ke-4," katanya.

Tak bisa dipungkiri pengingkaran Mega terhadap perjanjian Batutulis cukup membuat Prabowo sakit hati. Perjanjian tersebut berisi Mega yang barjanji mendukung Prabowo di Pilpres 2014.

"Artinya itu adalah realitas politik yang kita hadapi saat ini, kita tahu bahwa ada permasalahan di masa lalu, tapi life goes on, hidup harus jalan terus," kata Fadli.

Prabowo Hormat karena Kagumi Soekarno

Anggota Dewan Pembina Gerindra, Martin Hutabarat, ikut memberikan tanggapannya pasca salam hormat yang diberikan Prabowo ke Mega. Menurutnya, hormat tersebut diberikan karena penghormatan Prabowo yang tinggi kepada Soekarno, Presiden pertama RI sekaligus ayah Megawati.

"Beliau hormat ke Ibu Megawati karena Ibu Mega itu anak proklamator. Apalagi dia (Mega) juga mantan Presiden," kata Anggota Dewan Pembina Gerindra Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6).

Ketika Prabowo menghormat dengan berdiri, Megawati yang sedang duduk tersenyum. Terlihat juga capres PDIP Joko Widodo yang berada di sebelah kiri Megawati memperhatikan reaksi Ketua Umumnya itu.

Prabowo menghormat ke Megawati meski antara mereka berdua sempat mempunyai titik ketegangan hubungan. Martin tak memungkiri hal ini.

"Walaupun dia sempat juga merasa kaget perjanjian di batu tulis kok tidak jadi ada," kata Martin.

Prabowo Hormat karena Kagumi Soekarno

Anggota Dewan Pembina Gerindra, Martin Hutabarat, ikut memberikan tanggapannya pasca salam hormat yang diberikan Prabowo ke Mega. Menurutnya, hormat tersebut diberikan karena penghormatan Prabowo yang tinggi kepada Soekarno, Presiden pertama RI sekaligus ayah Megawati.

"Beliau hormat ke Ibu Megawati karena Ibu Mega itu anak proklamator. Apalagi dia (Mega) juga mantan Presiden," kata Anggota Dewan Pembina Gerindra Martin Hutabarat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6).

Ketika Prabowo menghormat dengan berdiri, Megawati yang sedang duduk tersenyum. Terlihat juga capres PDIP Joko Widodo yang berada di sebelah kiri Megawati memperhatikan reaksi Ketua Umumnya itu.

Prabowo menghormat ke Megawati meski antara mereka berdua sempat mempunyai titik ketegangan hubungan. Martin tak memungkiri hal ini.

"Walaupun dia sempat juga merasa kaget perjanjian di batu tulis kok tidak jadi ada," kata Martin.

Hormat Militer Wajar Karena Mereka Sahabat

Prabowo memberikan hormat militer untuk Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pengundian nomor urut capres di KPU. Elite PDIP memandang hal ini wajar dilakukan untuk menghormati seorang sahabat.

"Pertemanan dan persahabatan Mega-Prabowo sampai sekarang memang berjalan baik. Walaupun secara politik berbeda," kata Wakil Ketua DPR dari PDIP, Pramono Anung, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Menurut Pramono sudah dari dulu Prabowo menghormati Mega. Bagi dia penghormatan semacam itu bukanlah hal baru.

"Saya berulangkali menyaksikan pertemanan secara langsung. Pak Prabowo hormat ke Bu Mega, karena memang selama ini mereka melakukan seperti itu. Jadi bukan hal yang baru lah," katanya.

Hormat Militer Wajar Karena Mereka Sahabat

Prabowo memberikan hormat militer untuk Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat pengundian nomor urut capres di KPU. Elite PDIP memandang hal ini wajar dilakukan untuk menghormati seorang sahabat.

"Pertemanan dan persahabatan Mega-Prabowo sampai sekarang memang berjalan baik. Walaupun secara politik berbeda," kata Wakil Ketua DPR dari PDIP, Pramono Anung, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/6/2014).

Menurut Pramono sudah dari dulu Prabowo menghormati Mega. Bagi dia penghormatan semacam itu bukanlah hal baru.

"Saya berulangkali menyaksikan pertemanan secara langsung. Pak Prabowo hormat ke Bu Mega, karena memang selama ini mereka melakukan seperti itu. Jadi bukan hal yang baru lah," katanya.

Prabowo Hormat Militer, JK Anggap itu Hal yang Wajar

Hormat militer Prabowo ke Mega rupanya ikut ditanggapi oleh Cawapres pasangan Jokowi, Jusuf Kalla (JK). Mantan Wapres tersebut menilai, hal yang dilakukan Prabowo merupakan hal biasa.

"Mereka saling menyapa, saya kira biasa aja," kata JK berbincang dengan media di dalam pesawat saat perjalanan Yogyakarta ke Jakarta, Senin (2/6).

JK menilai pertemuan Prabowo-Mega hal yang biasa. Cepat atau lambat, keduanya pasti akan bertemu.

"Itu karena suatu kesempatan yang baik untuk mereka saling bersalaman," jelasnya.

Prabowo Hormat Militer, JK Anggap itu Hal yang Wajar

Hormat militer Prabowo ke Mega rupanya ikut ditanggapi oleh Cawapres pasangan Jokowi, Jusuf Kalla (JK). Mantan Wapres tersebut menilai, hal yang dilakukan Prabowo merupakan hal biasa.

"Mereka saling menyapa, saya kira biasa aja," kata JK berbincang dengan media di dalam pesawat saat perjalanan Yogyakarta ke Jakarta, Senin (2/6).

JK menilai pertemuan Prabowo-Mega hal yang biasa. Cepat atau lambat, keduanya pasti akan bertemu.

"Itu karena suatu kesempatan yang baik untuk mereka saling bersalaman," jelasnya.
Halaman 2 dari 10
(rni/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads