Ikrar: Thaksin Harusnya Salahkan Tentara Thailand
Selasa, 21 Des 2004 13:02 WIB
Jakarta -
Pengamat politik dari LIPI Ikrar Nusa Bhakti menyayangkan sikap PM Thaksin Shinawatra yang menuduh Indonesia sebagai ajang latihan terorisme bagi Islam garis keras di Thailand.Menurut Ikrar seharusnya yang disalahkan adalah tentara Thailand sendiri yang bertindak sewenang-wenang. Hal itu ditegaskan Ikrar usai acara bedah buku di Deplu, Jl. Pejambon, Jakarta, Selasa, (21/12/2004)."Kenapa Indonesia yang menjadi sasaran. Harusnya yang diingat PM Thaksin, apakah tepat dengan mengirimkan tentaranya yang akhirnya berbuat sewenang-wenang dan menyebabkan tewasnya korban jiwa, dan terkait dengan HAM tersebut sudah tepat. Seharusnya mereka menyalahkan tentara mereka, jangan menyalahkan Indonesia," papar Ikrar.Ikrar juga mengatakan, seharusnya jika ingin membuat pernyataan politik Thaksin sudah memiliki bukti terlebih dahulu, apa benar Indonesia menjadi pusat pelatihan terorisme."Thaksin jangan seenaknya saja mengeluarkan pernyataan-pernyataan politik yang merugikan negara lain. Saya melihat ini hanya pengalihan saja dari pemerintahan Thaksin dan menyalahkan pemerintah Indonesia sebagai yang bertanggung jawab. Padahal tidak benar, apa buktinya," tutur Ikrar.Seperti diketahui, akhir pekan lalu, PM Thailand, Thaksin Shinawatra secara terbuka menyatakan, Indonesia harus bertanggung jawab dengan aksi kekerasan yang dilakukan Islam garis keras di Thailand. Thaksin mensinyalir, kelompok Islam yang berbuat rusuh di wilayah selatan Thailand sempat mengenyam pelatihan dari Islam radikal di Indonesia.
(umi/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































