Koordinator Mensa dan Kader HR Jateng, Mukharom mengatakan pengiriman satu juta surat itu didasari atas nomor urut pasangan Prabowo-Hatta yaitu nomor satu. Namun jumlah satu juta tersebut tidak hanya dari Jawa Tengah namun secara nasional.
"Satu juta itu dari berbagai profesi di Indonesia yang bersedia menjadi relawan Prabowo-Hatta," kata Mukharom di Jalan Raya Ngaliyan, Semarang, Senin (2/6/2014).
Isi surat yang ditulis oleh para pendukung Prabowo-Hatta bervariasi, mulai dari masukkan, pujian, dan harapan mereka. Nantinya surat yang terkumpul di Jawa Tengah akan dikumpulkan di kader HR di Jakarta kemudian diserahkan kepada Prabowo-Hatta.
"Akan kami koordinasikan dan natinya akan diserahkan ke Pak Prabowo dan Pak Hatta. Jangka waktunya sampai 5 Juli," ujarnya.
Pendukung yang menulis surat untu Prabowo-Hatta hari ini tidak hanya dari Semarang namun dari beberapa kota termasuk Tri Kohar, mahasiswa dari Banjarnegara. Dalam suratnya ia berharap agar Prabowo-Hatta lebih memperhatikan masyarakat di desa jika nantinya terpilih.
"Pak Prabowo dan Pak Hatta tolong perhatikan kesejahterakan petani desa, pemberdayaan masyarakat desa desa, perbaikan infrastruktur desa," kata Tri saat membacakan isi suratnya.
Selain itu harapan juga diungkapkan Kurnia Ratna (25) yang berprofesi sebagai guru. Jika nantinya capres cawapres nomor urut satu itu terpilih, maka kesejahteraan guru honorer harus bisa lebih baik.
"Saya harap Pak Prabowo dan Pak Hatta berjuang untuk kesejahteraan guru honorer. Di kampung juga masih banyak yang memprihatinkan," ujarnya.
(alg/try)











































