PJR Hingga Brimob Turun, Ini Cerita Saat Sapi Australia di Tol Dilumpuhkan

PJR Hingga Brimob Turun, Ini Cerita Saat Sapi Australia di Tol Dilumpuhkan

- detikNews
Senin, 02 Jun 2014 15:51 WIB
PJR Hingga Brimob Turun, Ini Cerita Saat Sapi Australia di Tol Dilumpuhkan
TMC Polda Metro Jaya
Jakarta - Polisi menerjunkan puluhan personel untuk mengevakuasi sapi-sapi Australia yang terlepas di KM 56 Tol JORR. Mulai dari Polisi Jalan Raya (PJR) hingga Brimob Polda Metro Jaya terlibat. Bagaimana cerita mereka?

Kepala PJR AKP Eri Siswadi menjelaskan, ada 12 orang anggota PJR dan belasan Brimob bersenjata lengkap dari Polda Metro Jaya yang membantu melumpuhkan sapi-sapi gemuk tersebut. Khusus anggota Brimob, mereka datang menggunakan dua mobil. Tim dipimpin oleh AKBP Heru. Tak ketinggalan, warga setempat, pemilik sapi dan Satpol PP juga ikut membantu.

"Sapi itu lepas dari pukul 04.00 WIB, dan baru selesai dievakuasi pukul 12.00 WIB," kata Eri saat ditemui detikcom di kantornya, Senin (2/6/2014).

Awalnya, polisi berusaha menangkap sapi-sapi itu dalam keadaan hidup. Caranya dengan menggiring mereka ke dalam truk. Namun hanya sebagian yang bisa dievakuasi dengan cara ini. Dari 13 sapi, hanya tujuh yang bisa ditangkap hidup.

"Sapi-sapi itu diam di sisi tol, makan rumput, jadi bisa dievakuasi," terangnya.

Nah, enam sapi lainnya terpaksa dilumpuhkan dengan cara ditembak di bagian kaki. Eri bercerita, ada salah satu sapi yang terus berdiri di jalur tiga jalan tol. Selain membahayakan pengendara, posisi sapi itu juga mengganggu arus lalu lintas. Karena itu, perlu ditembak menggunakan peluru tajam oleh Brimob.

Izin untuk menembak sapi sudah didapat dari sang pemilik. Setelah roboh, sapi-sapi itu dengan cepat disembelih agar bisa dimanfaatkan dagingnya. Kemudian kaki sapi diikat oleh kabel mobil derek untuk dipindahkan ke bahu jalan dan diangkut ke truk.

"Yang lainnya juga begitu, disembelih lalu dinaikin pakai mobil derek. Kalau digotong nggak kuat," terang Eri.

(mad/nal)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads