"Kami dan Pak JK silaturahmi dan memohon doa restu kepada Sultan. Pertama kami berdua sangat menghormati beliau. Karena selain raja dan gubernur, Ngarso Dalem adalah guru bangsa, kebudayaan, dan multikultur," kata Jokowi usai menemui Sultan di Keraton Yogyakarta, Senin (2/6/2014).
Jokowi mengaku menyerap filosofi kepemimpinan Sultan, yakni pemimpin yang harus hadir bagi rakyat. Juga jadi sandaran bagi rakyat.
"Beliau memiliki prinsip nguwongke wong, memanusiakan manusia. Saya dan Pak JK mengikuti prinsip Beliau," kata Jokowi.
Apa hal lain yang dibicarakan dalam pertemuan? Jokowi mengaku mendapat banyak bahan dan materi berkaitan dengan pemerintahan yang akan datang. "Intinya, atas pemikiran beliau, kami sejalan. Baik berkaitan kemaritiman, ekonomi makro dan mikro. Juga berkaitan TNI maupun lainnya," tutupnya.
Di Yogyakarta, Jokowi dan JK tidak datang bersamaan. Jokowi yang didampingi istrinya dan Anies R Baswedan itu datang lebih dulu. Ia sempat berjalan-jalan di pusat keramaian, kawasan Maliboro dan Pasar Beringharjo. Sedangkan JK tiba beberapa jam kemudian dan langsung menuju Keraton.
(try/van)











































