Diminta Bantu Urus Pilkada Lebak, Akil Mochtar Mengaku Minta Duit

Sidang Suap MK

Diminta Bantu Urus Pilkada Lebak, Akil Mochtar Mengaku Minta Duit

- detikNews
Senin, 02 Jun 2014 14:36 WIB
Diminta Bantu Urus Pilkada Lebak, Akil Mochtar Mengaku Minta Duit
Jakarta - Akil Mochtar mengaku meminta disiapkan duit untuk membantu penanganan sengketa perkara Pilkada Lebak. Akil berkomunikasi dengan Ratu Atut Chosiyah, Susi Tur Andayani dan Tubagus Chaeri Wardana, terkait permintaan pengurusan sengketa Pilkada.

Akil mengaku pernah berbicara dengan Ratu Atut Chosiyah saat berpapasan di Bandara Singapura. Kepada Akil, Atut meminta berbicara mengenai 3 sengketa Pilkada di Provinsi Banten.

"Pernah berbicara beberapa sengketa di wiayah Provinsi Banten, berkaitan dengan pejabat kepala daerah. Apakah dimungkinkan pemungutan suara ulang lewat Desember 2013, masih bisa dlakukan pilkada atau tidak," ujar Akil diperiksa sebagai terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (2/6/2014).

Menurut Akil, permintaan bantuan secara tegas disampaikan melalui Susi Tur Andayani yang menjadi kuasa hukum pasangan calon bupati/wabup Lebak Amir Hamzah-Kasmin.

"Intinya minta dibantu perkara Lebak, saya jawab iya saja dan disesuaikan permintaan pihak mereka ada beberapa perkara yang dibicarakan untuk minta dibantu, tapi yang dibicarakan pertama Lebak," ujar Akil kemudian menyebut pilkada lain yang dimaksud adalah Tangerang dan Serang.

Adik Atut, Tubagus Chaeri Wardana juga menemui Akil untuk membicarakan Pilkada Lebak pada 25 September 2013 di rumah jabatan Akil di Widya Candra, Jaksel. Kepada Wawan, Akil menyampaikan perkara Lebak segera diputus.

"Saya katakan besok Lebak diputus, kita lihat besok gimana hasilnya," ujarnya.

Dalam komunikasi lanjutan, Akil kemudian meminta disiapkan duit kepada Susi Tur Andayani. "Ya karena 3 daerah itu. Saya bilang kalau mau serius ditanyakan kepada mereka yg minta bantu," katanya.

"Bapak meminta Rp 3 miliar?" tanya jaksa Ely Kusumastuti.

"Iya betul," jawab Akil.

"Saya meminta disiapkan," ujar Akil.

Dalam percakapan dengan Susi, Akil menegaskan bila duit yang diminta, tidak siapkan dia tidak menjamin permohonan Pilkada Lebak bisa dimenangkan sebagaimana permintaan ke dirinya.

"Ya lewat karena besok mau diputus. Saya kan minta kejelasan, kalau tidak ada kejelasan ya lewat karena besok mau diputus," imbuh Akil.

Menurutnya rapat hakim yang menangani sengketa Pilkada Lebak memutuskan menerima permohonan Amir Hamzah-Kasmin yakni dilakukan pemungutan suara ulang. "Karena faktanya terjadi pelanggaran," tegasnya.

(fdn/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads