Pasca 'Disemprot' Pemprov DKI, Ini Beda Jakarta Fair Kemayoran 2014

Pasca 'Disemprot' Pemprov DKI, Ini Beda Jakarta Fair Kemayoran 2014

- detikNews
Senin, 02 Jun 2014 12:43 WIB
Pasca Disemprot Pemprov DKI, Ini Beda Jakarta Fair Kemayoran 2014
Jakarta - PT JIExpo tahun lalu 'disemprot' Pemprov DKI Jakarta dari minimnya partisipan dari usaha kecil menengah (UKM), tak pernah setor dividen ke Pemprov DKI yang punya saham 13,9% namun malah menarik Pemprov DKI uang sewa stan Rp 4 miliar. Nah, tahun ini Jakarta Fair berubah. Apa saja?

Perkembangan terakhir Pemprov DKI positif akan menggelar PRJ sendiri di Monas, Pekan Rakyat Jakarta, selama sepekan. Namun PT JIExpo menegaskan tidak ada PRJ tandingan.

"Tidak ada PRJ tandingan, PRJ tetap di Kemayoran, kalau di Monas, Pekan Rakyat Jakarta. Pak Ahok sendiri sudah menjelaskan bahwa Jakarta Fair tetap di Kemayoran, sedangkan PRJ ini memang di Monas. Kita sama-sama untuk memeriahkan ulang tahun Jakarta, jadi tidak ada masalah. Saling mendukung satu sama lain," tutur Direktur Marketing PT JIExpo, Ralph Scheunemann dalam jumpa pers di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2014).

Ralph lantas memaparkan perbedaan acara yang dinamakan 'Jakarta Fair' tahun ini. Antara lain, proporsi peserta UKM akan lebih banyak.

"Untuk tahun ini porsi kita 40:60, 40 untuk UKM, 60 untuk swasta. Swasta itu sendiri bakal jadi daya tarik buat UKM karena dengan swasta sendiri banyak mendatangkan pengunjung ke Jakarta Fair yang kita targetkan 4 juta pengunjung," jelas dia.

Dia juga memastikan bahwa jumlah UKM di Jakarta Fair 2014 ini bahkan lebih banyak di PRJ Monas. Hal ini mengingat Jakarta Fair yang masanya sebulan yakni dari 6 Juni-6 Juli 2014, sedangkan PRJ Monas dihelat sepekan, 10-15 Juni 2014.

"UKM yang hadir di Kemayoran lebih besar daripada di PRJ, menghingat jangka waktunya lebih lama," imbuhnya.

Perbedaan lain, ada satu hari dalam sepekan di mana tiket masuk arena Jakarta Fair turun, yakni hari Senin di mana harga tiket dibandrol Rp 20 ribu. Sedangkan hari lain dalam weekdays, tiket masuknya sama seperti tahun lalu yakni Rp 25 ribu dan weekend tiketnya dipatok Rp 30 ribu.

Kemudian, PT JIExpo juga akan mengantisipasi Jakarta Fair ini menjelang Ramadan. 9 Hari terakhir pelaksanaan Jakarta Fair ini sudah masuk bulan Ramadan.

"Kalau untuk Ramadan kita bakal mengakomodasi mulai dari berbuka puasa, salat, dan sebagainya, yang berhubungan dengan Ramadan," jelas dia.

PT JIExpo juga menggelar beberapa Corporate Sosial Responsibility (CSR) bagi lansia, penyandang difabel hingga anak-anak yatim piatu. Bagi pengunjung lanjut usia ber-KTP seumur hidup, akan digratiskan tiket masuk.

"Ada pula donor darah di PRJ selama 1 minggu melibatkan semua pekerja dan penghunjung JakFair bekerja sama dengan PMI. Ada program untuk anak yatim, penyandang disabilitas dan anak jalanan tiap harinya, berupa masuk ke PRJ gratis, nonton PRJ, buka bersama," tutur Ralph.

Tak ketinggalan demam Piala Dunia di Brasil, PT JIExpo juga akan mengadakan undian bagi pengunjung dengan hadiah memberangkatkan 2 orang ke Brasil menonton Piala Dunia. Pihak JIExpo juga akan menyiapkan pawang hujan, mengingat pada tahun 2013 lalu, 12 hari hujan di lokasi.

Pihak JIExpo juga akan menyediakan panggung khusus untuk Pemprov DKI. "Kita tahun ini menyediakan stand khusus untuk pihak Pemprov DKI Jakarta untuk bisa berkontribusi dalam acara ini, namanya Panggung Kebudayaan Betawi," jelas dia.

Lantas berapa target omset Jakarta Fair tahun ini dengan semua perubahan itu? "Target pendapatan Rp 4,5 triliun sampai Rp 4,7 triliun. Semoga tercapai," jawab Ralph.
(nwk/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads