Sejumlah surat elektronik dari pembaca detikcom, Senin (2/6/2014) menyampaikan, kini di jam-jam tertentu orang semakin padat dan menumpuk. Peningkatan jumlah penumpang kereta tak diantisipasi dengan baik.
"Ini semakin diganti semakin nggak nyaman. Lihat saja jam pulang dari Tanah Abang ke Serpong, jam-jam padat malah kereta jauh banget jadwal keberangkatannya 17.10, 17.25, 17.35 eh terus masak 06.10. Jelas orang sudah pada numpuk. Padahal orang lebih banyak sampai jam-jam 17.30-an di Tanah Abang," terang Kunti dalam surat elektroniknya,
Kunti mengaku, dari yang sebelumnya jadwal 17.20 ke 17.50 penumpang sudah menumpuk, apalagi pada jam 17.35 ke 17.10.
"Nggak mikir apa orang-orang sudah capek kerja, apalagi kalau penumpangnya yang memang tidak sehat seperti saya yang terkena LUPUS, capek nunggu datangnya kereta, tapi masih harus berdesak-desakan di dalam kereta. Bukannya membuat lebih nyaman malah lebih parah, mungkin niatnya bukan membuat nyaman penumpang, tapi membinasakan penumpang," keluh Kunti.
Sedang Fauzan, roker yang biasa naik commuter line jurusan Bogor-Jatinegara ini melihat hari ini justru jadwal kereta ke Jatinegara membuat repot.
Fauzan mengungkapkan sejumlah penyebab, antara lain headway kereta yang terlalu lama, terutama untuk tujuan jatinegara antara pukul 04.59 ke 05.16 tidak ada rangkaian.
"Tidak jalannya rangkaian KRL no 1495 jam 05.29, digesernya jadwal Depok-Jatinegara 06.08 menjadi 06.32 perlu diketahui bahwa tingkat keterlambatan kereta sekitar 30 menit, sehingga menyebabkan sebagian besar penumpang yang merupakan karyawan terlambat masuk kerja," ujar Fauzan.
Suara lainnya dayang dari Tedy, roker yang biasa naik Commuter Line dari Rawa Buntu. Hari ini terjadi kekacauan jadwal, seperti jam 08.20 WIB, ternyata meleset.
"Saya tanya pada petugas di sana mereka malah nggak tahu karen jadwal katanya belum dapat, padahal jadwal itu sudah ada sejak tanggal 1 Juni, ini bagaimana apakah tetap atau ada perubahan yang sampai Manggarai," urai Tedy.
Lainnya, soal jadwal disampaikan Daud, roker yang biasa menumpang kereta dari Palmerah. Dia mengeluhkan jadwal yang berganti.
"Untuk jadwal kereta pukul 23.35 WIB dari Stasiun Palmerah sudah ditiadakan, sedangkan KRL menuju Serpong dari stasiun Palmerah hanya sampai pukul 22.56 wib. Sedangkan waktu itu salah satu direktur KRL mengatakan jadwal untuk malam tetap, tetapi mengapa ini malah ditiadakan. Sedangkan saya yang bekerja sebagai awak media di daerah Palmerah sangat bergantung kepada jadawal KRL terakhir seperti sebelumnya 23.35 WIB," tutup Daud.
(rna/ndr)











































