Keributan ini bermula ketika Ali mendatangi warung di lokasi. Ia meminta nasi dan lauk untuk makan di warung itu.
Tiba-tiba, GI mendatangi Ali sambil menghardiknya "Kamu yang malakin temanku?". Tanpa babibu, GI kemudian melayangkan bogem mentah ke wajah Ali yang diakhiri dengan penusukan di betis kanannya.
Melihat Ali dianiaya GI, teman Ali pun berlari ke warung dan mengambil pisau. Keributan terhenti setelah datang petugas patroli.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
"Kedua belah pihak telah menyelesaikan secara kekeluargaan," ucap Rikwanto, Minggu (1/6/2014).
(mei/rmd)











































