Ketum Gerindra : Prabowo-Hatta Layak Pilih Karena Peduli Ekonomi Desa

Ketum Gerindra : Prabowo-Hatta Layak Pilih Karena Peduli Ekonomi Desa

- detikNews
Minggu, 01 Jun 2014 14:51 WIB
Ketum Gerindra : Prabowo-Hatta Layak Pilih Karena Peduli Ekonomi Desa
Jakarta - "Kita butuh presiden dan wakilnya yang cerdas dan sangat jelas memahami persoalan bangsa ini. Prabowo-Hatta lah orangnya," kata Suhardi saat memberikan orasi di depan relawan Gerakan Masyarakat Desa (Gema Desa) di Rumah Polonia, Jakarta Timur, Minggu (1/6).

Dia menceritakan dari perjalanan ke berbagai daerah bersama capres Prabowo bisa diketahui keruwetan persoalan yang multikompleks. Menurutnya, hal yang perlu diketahui adalah mengoptimalkan peran desa untuk kemajuan ekonomi bangsa. Pasalnya, selama ini antara kota dan desa masih menjadi jarak perbedaan. Padahal, desa merupakan tolak ukur acuan hasil pertanian hingga sumber daya alam lainnya.

"Desa adalah kekuatan kita semua, bayangkan saja kalau ada empat juta desa nanti. Dan punya pertanian, peternakan yang bisa jadi penopang ekonomi. Desa itu penting maka perlu difasilitasi," sebut politikus yang juga pernah menjadi Guru Besar Universitas Gadjah Mada itu.

Suhardi pun menyebut salah satu solusi agar peran desa dimaksimalkan adalah dengan membangun akses sarana transportasi. Salah satu yang direncanakan pasangan Prabowo-Hatta adalah dengan membangun akses jalur rel kereta api sepanjang 3000 kilometer.

"Bila semua desa terpenuhi. Bisa saja nanti kayak di Jepang jarak 100 kilometer bisa ditempuh satu jam. Kalau cuma pakai sepeda motor kayak sekarang buat kerja, angkut hasil pertanian ke kota ya susah. Ada kereta dan jalur rel maka akan sangat mudah," sebutnya.

Dia pun membandingkan dengan keberhasilan Australia yang penduduknya berhasil dalam peternakan sapi dan membuat maju ekonomi negara itu. Beda dengan Indonesia yang justru lebih banyak kendaraan sepeda motor. Perbandingan antara kepemilikan sapi di Australia serta sepeda motor di Indonesia hampir sama.

"Australia itu hebat satu orang bisa punya tiga sapi. Nah, kita kebalikan harga sapi 10 juta paling punya satu orang dari keberadaan tiga sapi. Rata-rata masyarakat kita malah memperbanyak sepeda motor, satu orang ada tiga motor," ujarnya.

Tidak hanya itu, Suhardi pun membandingkan keuntungan rumah Prabowo yang berlokasi di desa Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dengan rumah di desa, Suhardi yakin Prabowo bisa menyatu dan memahami persoalan masyarakat setempat. Hal ini terlihat keberhasilan peternakan kuda hingga kambing yang dilakukan Prabowo dengan menyediakan lapangan pekerjaan bagi warga sekitar.

"Jangan cemburu kalau pak Prabowo punya kuda mahal dan bisa beternak dalam arti sesungguhnya. Di Hambalang bisa memproduksi susu buat orang kota. Tapi, orang kota kebanyakan cuma ngempeng aja," ujarnya.

(hat/bil)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini