Sekretaris Umum Tim Pemenangan Prabowo-Hatta, Fadli Zon mengatakan survei LSI adalah tidak terbaru karena dilakukan sebelum deklarasi pasangan Prabowo-Hatta.
"Itu kan survei kapan? Itu kan lama sekali sebelum kita deklarasi," ujar Fadli di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (1/6).
Dia menyebutkan pasca deklarasi harus dilihat obyektif karena berbagai elemen masyarakat banyak mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Begitupun dalam susunan Tim Pemenangan terdapat nama-nama dari berbagai komponen termasuk kader NU seperti Mahfud MD serta Masduki Badlowi. Fadli juga yakin elektabilitas Prabowo-Hatta tidak akan terpengaruh.
"Kita optimis lah pasca deklarasi terus akan dapat dukungan yang besar. Lihat saja sekarang. Enggak pengaruh lah hasil survei itu," ujarnya.
LSI merilis survei terbaru Jumat (30/5), lalu yang menyatakan pasangan Jokowi-JK unggul meraih suara warga Nadhliyin. Adapun Prabowo-Hatta sebaliknya unggul dikalangan Muhammadiyah. Metode survei ini menggunakan multistage random sampling dengan jumlah 2400 responden.
Rinciannya untuk pasangan Jokowi-JK meraih suara NU sekitar 34,44 persen. Sementara, dukungan NU untuk Prabowo Hatta 26,55 persen. Sebaliknya, dalam suara Muhammdiyah, Jokowi-JK hanya raih 27,44 persen atau kalah dibandingkan Prabowo-Hatta yang dapat 31,57 persen.
(hat/van)











































