"Kasus kekerasan berkedok agama di DIY sudah sering terjadi. Ini sudah di ambang batas," ungkap Siti Noor Laila kepada wartawan di Black Canyon Kafe, Jumat (30/5/2014) malam.
Dia kemudian menyebutkan beberapa kasus seperti kasus penyerangan dan pembubaran diskusi Irsyad Mandji di Kantor LKIS di Sorowajan Banguntapan Bantul. Kasus pembubaran pertemuan keluarga korban G30S/PKI di kapel Godean Sleman. Terakhir adalah kasus di rumah Julius Felicianus di perumahan YKPN Dusun Tunjungsari, Sukoharjo, Ngaglik Sleman, Kamis (29/5/2014) malam.
"Dua kasus yakni Irsyad Mandji dan yang di Godean tidak tuntas penyelesaiannya oleh polisi," kata Laila.
Menurut dia, untuk kasus di rumah Julius sedikitnya ada 7 orang korban. Salah satunya adalah Michael Aryawan wartawan Kompas TV yang juga jadi korban pemukulan dan kameranya dirampas.
"Ada tiga korban yang sampai sekarang masih dirawat di RS Panti Rapih," katanya.
Dia akan bertemu dengan Kapolri untuk membahas kasus kekerasan yang terjadi di Yogyakarta ini. Kasus yang terjadi terakhir ini dianggap mengkhawatirkan karena antara pelaku dan korban adalah saling kenal dan masih bertetangga.
"Kami juga akan bekerjasama dengan LPSK karena ada korban dan saksi yang trauma dari kasus ini yang perlu perlindungan," pungkas dia.
(bgs/jor)










































