"Kami membulatkn tekat untuk mendukung sehabis-habisnya yang profesional dan entrepreneur. Kami dari magister managemen dari berbagai institusi di Indonesia," kata perwakilan dari profesional yang memberi dukungan pada Jokowi di Jalan Subang, Jakarta Pusat, Jumat (30/5/2014).
Puluhan profesional dan entrepreneur berkumpul di rumah tersebut. Sebagian terpaksa pulang karena harus kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya. Hadir dalam acara tersebut, mantan Dewan Pembina partai Golkar yang kini bagian dari tim pemenangan Jokowi JK, Luhut Pandjaitan.
"Kami mendeklarasikan menjadi tim pemenangan. Kami siap memberikan dukungan dan memenangkan untuk Jokowi JK," sambungnya .
Ia mengatakan para pengusaha ini memberikan dukungan karena melihat rekam jejak Jokowi di bidang usaha dan kebijakannya yang pro ekonomi kecil saat masih menjabat di Solo hingga saat ini di Jakarta.
"Jokowi JK adalah bentuk perpaduan entrepreneur," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga berbicara tentang dunia ekonomi dan usaha di Indonesia dan Internasional. Ia mengaku paham dengan dunia ekonomi internasional.
"Sampai saat ini saya masih entrepreneur. Jadi waktu 10 tahun lalu saya jadi walikota sebelumnya 24 tahun bekerja di usaha ekspor impor produk kayu. Jadi kalau ada yang menyampaikan saya tidak mengerti ekonomi internasional, saya hariannya di situ. Hal-hal yang berkaitan dengan negosiasi dan transaksi internasional saya tahu. Perdagangan luar negeri makan sehari-hari. Gitu aja kok masih ragu, hehe," ujar Jokowi yang mengundang tawa yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga menanggapi para duta besar Indonesia di negara-negara luar. Menurutnya mereka seharusnya menjadi marketing untuk dunia usaha Indonesia di negara tersebut.
"Dubes kita harus menjadi marketing di negaranya. Karena 80% urusannya dagang dan bisnis. Politiknya pas ada gesekan konflik. Tapi hampir semua dubes semuanya goalnya ke kesejahteraan. Dubes yang datang ke saya larinya bisnis. Bantuan-bantuan larinya ke situ. Hal-hal yang kebijakan luar negeri sebetulnya aktif dan diberi kewenangan untuk negosiasi dan transaksi," sambung Gubernur DKI ini.
Dalam kegiatan tersebut, sempat ditanya mengenai proses loading logisitik di pelabuhan Tj Priok yang memakan waktu lama. Selain itu, ia juga menerima dukungan dari pengusaha tempe yang berharap Jokowi bisa hadir dalam pertemuan seluruh pengusaha tempe tahun se-Indonesia.
(bil/gah)











































