"Soal akhlakul karimah, soal karakter itu menjadi bagian penting untuk membenahi negara ini supaya lebih produktif ke depan," kata Khofifah usai mengadiri acara Rakernas dan Mukernas Muslimat NU, di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, Jumat (30/5/2014).
Ia juga mengatakan pentingnya peran wanita dalam menuju kesuksesan bangsa. Misalnya peran ibu negara untuk memberdayakan kaum perempuan.
"Banyak yang terkait dengan program-program pemberdayaan masyarakat yang tidak tersentuh oleh program pemerintah secara langsung. Misalnya PKK, Posyandu itu seringkali digerakkan oleh para volunteer. Kalo volunteer tidak ada komandonya, mereka akan kurang maksimal dalam pelayanan di lini paling bawah," ucap Khofifah.
Menurutnya pemerintah punya banyak keterbatasan untuk menyapa masyarakat di tingkat paling bawah. Oleh sebab itu kehadiran volunteer yang terbangun di lini paling bawah yang bekerja dan berinteraksi langsung dengan masyarakat menjadi bagian penting yang ikut mensukseskan bangsa.
"Maka kehadiran ibu negara itu bagian penting untuk bisa jadi spirit dan role model bagi pemberdayaan masyarakat di negara itu, provinsi itu atau kabupaten itu," ucapnya.
(slm/try)










































