Mereka yakin, apabila mantan Komandan Jenderal Kopassus itu jadi presiden maka persoalan pembajakan hak cipta tidak bakal ada lagi.
"Saya yakin 100 persen kalau Prabowo presiden. Soal bajakan hak cipta kagak ada lagi tuh," ujar perwakilan pedangdut senior, Jaja Mijarja di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Jumat (30/5/2014).
Jaja menegaskan keyakinannya dengan latar belakang Prabowo di bidang militer membuat pembajakan bisa dihilangkan. Keunggulan Prabowo menurutnya punya ketegasan dan keberanian. Selain itu, Prabowo yang pernah menjabat Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia diyakini memiliki kedekatan dengan rakyat.
"Saya cinta sama Prabowo, dia bekas ketua HKTI, dia pantas jadi presiden 100 persen," sebut pedangdut berusia 69 tahun itu.
Begitupun dengan pedangdut senior lainnya, Irvan Mansur Subhawannur atau Mansur S. Dia juga optimis kalau Prabowo jadi Presiden maka persoalan hak cipta bisa diperjuangkan dan membantu eksistensi musisi dangdut.
Menurut dia, pasangan Prabowo-Hatta bisa menjadi jelmaan Soekarno-Hatta "Kasihan pencipta lagu kalau terus-teruskan kondisi dunia musik kayak begini. Harus ada perubahan," kata penyanyi berusia 65 tahun itu.
Dalam deklarasi hari ini, sejumlah pedangdut yang tergabung dalam kelompok seniman, artis, dan budaya seperti Joni Iskandar, Hamdan ATT, Rama Aiphama ikut berpartisipasi. Di atas panggung Rumah Polonia, sejumlah pedangdut ini menyanyikan lagu ciptaan sendiri untuk Prabowo Subianto - Hatta Rajasa. Tidak ketinggalan pencipta lagu yaitu Papa T Bob juga ikut hadir di atas panggung.
(hat/erd)











































