"Ini merupakan kasus yang sangat melukai semangat pluralisme bangsa kita," kata Haiti saat berbincang dengan detikcom, Jumat (30/5/2014).
Mantan Kabaharkam ini mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dalam penanganan Polda DIY. Penyidik setempat telah melakukan oleh TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.
Kepolisian akan bersikap tegas untuk mengungkap peristiwa ini. Menurut penerima Adhi Makayasa Polri tahun 1982 ini, pihaknya akan mengungkap motif dan aktor intelektual di balik kejadian itu.
"Hal ini bisa menjadi bibit konflik yang dapat berkembang menjadi konflik komunitas bila tidak bisa diungkap pelaku dan dicegah di masa mendatang," tegas Haiti.
Haiti menyesalkan kejadian yang juga melukai salah seorang wartawan tivi yang tengah menjalani tugas kejurnalistikannya.
Dia berharap semua pihak agar dapat saling menjaga keharmonisan dalam keberagaman. "Agar dapar membangun bangsa yang maju setara dengan negara lain," ujarnya.
(ahy/aan)











































