"Kalau kita, tidak merasa ada sindiran," kata Sekretaris Tim Pemenangan Prabowo-Hatta Fadli Zon kepada detikcom, Jumat (30/5/2014).
Program alokasi dana Rp 1 miliar tiap desa per tahun tercantum dalam dokumen visi misi yang disusun oleh Prabowo-Hatta. Janji ini juga beberapa kali disampaikan oleh Prabowo, terakhir pada saat menerima dukungan dari Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) pada Senin (26/5). Menurut Fadli, hal itu mungkin untuk diterapkan dan bukan hanya obral janji.
"Yang disampaikan oleh Prabowo adalah Rp 1 miliar 1 desa. Itu sangat mungkin. Saya kira bisa dihitung," ujar Waketum Gerindra ini.
Pernyataan SBY tersebut disampaikan saat ia membuka rapat kabinet di Istana Cipanas, Jawa Barat. Menurut SBY, obral janji yang tak ditepati para capres akan membawa petaka bagi bangsa.
"Saya tahu mana-mana yang bisa dilakukan pemerintah dan mana yang di luar kemampuan. Obral janji bisa jadi masalah dan membawa petaka di masa datang," ujar SBY dalam sambutan rapat terbatas kabinet bidang Polhukam, di Istana Cipanas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/5/2014).
SBY mengatakan, sebaiknya tak perlu memberi janji muluk-muluk. Dia berpesan agar para capres berjanji sesuai kemampuan sumber daya yang dimiliki bangsa Indonesia.
(rmd/rmd)










































