Wasekjen PD: Prabowo Antusias ke Kami, Jokowi Malah Sinis

Wasekjen PD: Prabowo Antusias ke Kami, Jokowi Malah Sinis

- detikNews
Jumat, 30 Mei 2014 13:57 WIB
Wasekjen PD: Prabowo Antusias ke Kami, Jokowi Malah Sinis
Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono akan menerima pemaparan visi dan misi pasangan capres dan cawapres dari koalisi Partai Gerindra, yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa. Namun pihak capres koalisi PDIP Joko Widodo menunjukkan reaksi berbeda. Politisi Partai Demokrat menilai pihak PDIP sinis menyikapi partainya.

"Saya heran dengan komunikasi politik Timses Jokowi, fungsionaris PDIP. Mereka begitu sinis bereaksi soal posisi Partai Demokrat bakal tentukan pilihan," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (PD) Ramadhan Pohan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/5/2014).

Ramadhan melanjutkan, PD akan mendukung capres-cawapres yang sehaluan dengan SBY soal visi, misi, dan strategi kerakyatan. Prabowo dan Hatta dinilai bereaksi lebih apresiatif terhadap sikap PD.

"Ini berbeda dengan respon positif Prabowo-Hatta yang antusias dan positif pada kami. Prabowo-Hatta menyatakan siap memaparkan segalanya dalam tatap muka langsung dengan kader Partai Demokrat," tutur Ramadhan.

Meski menilai Timses Jokowi-Jusuf Kalla sinis, namun Ramadhan justru kasihan terhadap Jokowi-JK. Dirinya menilai Jokowi-JK malah bisa berpotensi digembosi oleh sikap internalnya sendiri yang kurang apresiatif terhadap SBY. Padahal pengaruh politik SBY masih signifikan.

"Publik banyak menunggu ke mana arah pilihan PD dan SBY. Ke mana suara PD dan SBY jelas tentukan pemenang Pilpres," tandas Ramadhan.

SBY memang telah membuka pintunya menerima pemaparan visi dan misi pasangan Prabowo-Hatta, lusa (1/6). Prabowo dan Hatta juga memastikan akan datang ke SBY pada tanggal itu. Namun PDIP lewat Sekjen Tjahjo Kumolo menyatakan Jokowi tidak akan datang apabila memaparkan visi dan misinya di depan kader PD.

"Pak Jokowi kalau dipanggil Presiden SBY untuk menyampaikan buku visi-misi capres pasti hadir. Tetapi kalau diminta paparan visi-misi di depan fungsionaris Demokrat, saya kira tidak hadir," ujar Tjahjo saat dikonfirmasi, Kamis (29/5/2014).

SBY sendiri, melalui Twitter, menegaskan bahwa dia tidak mengundang capres Prabowo-Hatta, melainkan memenuhi maksud Prabowo-Hatta untuk memaparkan visi dan misinya. "Yang benar, pasangan Prabowo-Hatta menulis surat pada pimpinan PD agar diberi waktu untuk paparkan visi dan misinya. Itu hak mereka juga," tulis SBY dalam akun twitternya @SBYudhoyono, Kamis (29/5/2014).

Ketua Harian PD Syarief Hasan menyatakan tidak mengirim surat undangan ke dua pasangan capres. Meski begitu, pengurus Demokrat sudah menyatakan soal acara 1 Juni 2014 di media massa, tapi tidak ada respons dari Jokowi-JK.

(dnu/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini