"Berangkat dari kesadaran untuk membuat bangsa berdaulat, lebih merdeka dan bermartabat, kami pilih Prabowo dan Hatta sebagai pasangan berkompeten untuk memimpin Indonesia," ujar Koordinator Nasional Geber Prabowo, Hendry Yatna di Rumah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Jumat (30/5).
Dia menitik beratkan persoalan terhadap pengelolaan sumber daya alam serta sumber daya manusia. Menurutnya, sosok Prabowo dianggap memiliki persamaan dengan Presiden RI pertama, Sukarno.
"Setiap kebijakan-kebijakan harus berdasarkan pancasila. Harus berpikir terstruktur untuk kepentingan rakyat. Sejak jauh hari Prabowo dukung tani, buruh, dan TKI. Dia jauh-jauh ke Malaysia buat bela TKI. Prabowo bisa lakukan konsep ekonomi kerakyatan," sebutnya.
Adapun menurut dia kalau komunitas 'Geber Prabowo' ini sudah muncul bersama pasca Pemilu Legislatif. Namun, sebelumnya sudah bergerak dalam beberarapa tahun terakhir. Geber Prabowo saat ini, kata Hendry, memiliki 211 titik komunitas sektoral yang tersebar serta terstruktur di 24 provinsi dan 67 kabupaten/kotamadya.
(hat/erd)











































