Ini Usul Ahok Isu yang Harus Dibahas dalam Debat Capres-Cawapres

Hari ke-591 Jokowi dan Ahok

Ini Usul Ahok Isu yang Harus Dibahas dalam Debat Capres-Cawapres

- detikNews
Jumat, 30 Mei 2014 11:08 WIB
Ini Usul Ahok Isu yang Harus Dibahas dalam Debat Capres-Cawapres
Jakarta - Kandidat capres cawapres akan diuji kapasitasnya lewat debat yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPU). Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengusulkan sejumlah tema penting yang harus diangkat dalam debat tersebut.

Ahok berpendapat tema-tema penting tersebut antara lain soal Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia.

"Kontrak-kontrak kita yang akan selesai di 10 tahun ke depan ini, kontrak karya, migas. Berani enggak kita renegosiasi untuk keuntungan kita, atau kita ambil alih. Itu lebih penting," kata Ahok itu ketika ditanya isu yang urgent untuk diperdebatkan.

Hal ini disampaikan Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (30/5/2014).

Persoalan kedua, lanjut Ahok, yakni soal penggunaan anggaran secara transparan. Masalah anggaran ini sering jadi ajang penyimpangan oleh aparatur penyelenggara negara.

"Berani enggak Presiden itu, menuntut semua APBD-APBN itu harus dipotong harga sesungguhnya. Gunakan e-budgeting dan beli di LKPP. Terus yang lebih penting lagi pembuktian terbalik harga seluruh pejabat," lanjut dia lagi.

KPU telah mempersiapkan jadwal debat bagi pasangan capres dan cawapres yang akan berlaga di Pilpres 2014. Debat akan digelar sebanyak 5 kali.

"Debat dilaksanakan 5 kali dengan ketentuan 2 kali untuk capres, 2 kali untuk cawapres dan 1 kali gabungan capres cawapres," kata Komisioner KPU Sigit Pamungkas, Sabtu (24/5/2014).

Debat itu akan disiarkan oleh 5 stasiun televisi nasional. Berikut jadwal penyelenggaraan debat capres dan cawapres dalam Pilpres 2014.

8 Juni 2014: Debat capres di SCTV
15 Juni 2014: Debat cawapres di Metro TV
22 Juni 2014: Debat capres di TV One
29 Juni 2014: Debat cawapres di RCTI
5 Juli 2014 (sekalgus penutupan masa kampanye pilpres): Debat pasangan capres-cawapres di Kompas TV dan TVRI.

(ros/aan)


Berita Terkait