Prabowo mengungkapkan hal itu saat memberi sambutan dalam deklarasi tim pemenangan Prabowo-Hatta se-Jawa Tengah di Hotel Sunan, Solo, Kamis (29/5/2014).
Prabowo mengatakan, Mahfud MD dipilihnya menjadi ketua tim pemenangan bukan tanpa pertimbangan matang. Bagi pria yang pernah menjadi menantu Soeharto ini, Mahfud MD yang pernah menjadi ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini lebih dari sekadar guru besar.
"Pak Mahfud MD itu profesor, guru besar. Tidak hanya profesor dan guru besar, tapi beliau ini juga kyai. Paham konstitusi, juga paham hukum dari Tuhan. Kalau profesor digabung dengan kyai, yang satu hukum dari atas, satu hukum dari bawah, kira-kira apa akan salah?" ujar Prabowo yang disambut tawa sekitar seribu hadirin itu.
"Jadi dengan Pak Mahfud ada di sebelah saya, jelas secara hukum saya akan aman," kelakar Prabowo yang lagi-lagi disambut tawa hadirin.
"Jadi sekarag kalian mengerti kenapa Prabowo sekarang agak pede,hehe.." lanjutnya berkelakar.
Acara deklarasi dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung, Ketua MPP PAN Amien Rais, mantan Ketua MK Mahfud MD, Sekjen PPP Romahurmuziy, Sekjen Golkar Idrus Marham, Jubir Tim Pemenangan Nurul Arifin, Waketum Gerindra Fadli Zon, Ketum Gerindra Suhardi, Ketua DPP Edhy Wibowo, Presiden PKS Anis Matta, Sekjen PKS Taufik Ridho, dan Wasekjen PKS Fahri Hamzah.
Hadir juga tokoh senior Subiakto Tjakrawardaya, Fuad Bawazier, dan Ki Dalang Manteb Sudarsono.
(rmd/sip)











































