Panitia dari MPM Muhammadiyah menggelar diskusi Mengupas Tuntas Pemikiran dan Program capres seri 2 Capres Prabowo, di Convention Hall, Kamis (29/5/2014). Salah satu pembicara yang akan hadir adalah Fadli Zon. Namun Fadli Zon tidak hadir dan hanya beberapa orang pembicara saja.
Namun pada saat berdiskusi mulia berlangsung sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Yogyakarta menolak kehadiran para politisi di kampus. Mereka sempat menggelar aksi di dekat pintu masuk acara.
Namun panitia melarang untuk masuk tempat diskusi. Mereka sempat ngotot akan masuk ruangan sehingga sempat tertahan di salah satu pintu. Massa pun kemudian menggelar orasi di teras dekat pintu masuk.
Dalam orasinya, massa juga meneriakkan yel-yel menolak capres Prabowo. Alasannya Prabowo dianggapa terlibat kasus pelanggaran HAM berat yakni penculikan akativis mahasiswa tahun 1998 dan kerusuhan Mei 1998.
"Tolak kampanye di kampus, tolak capres militeris. Pelanggar HAM berat tidak pantas untuk dijadikan presiden," kata salah satu koordinator aksi Syauqi.
Menurut Syauqi sudah ada aturan dari Mendikbud yakni Dikti bahwa kegiatan politik praktis tidak boleh dilakukan di kampus. Kegiatan diskusi tersebut merupakan salah kampanye yang dilakukan salah satu pendukung capres.
"Kita menolak acara ini, kampus tidak boleh dikotori dengan kampanye," katanya.
Sementara itu salah satu panitia, Romel Mashuri menyatakan diskusi ini adalah kegiatan ilmiah dan bukan dukung-mendukung salah satu calon. Pihaknya tetap tidak mengizinkan massa masuk ke ruangan. Sementara itu diskusi tetap berjalan sampai selesai.
(bgs/gah)











































