"Cukup gamblang kan ada anggota DPR, ada pejabat lain (yang terlibat)," ujar Pandu di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2014).
Namun, Pandu belum mau membuka siapa anggota DPR yang ikut terlibat korupsi dana haji itu. Pimpinan KPK itu juga belum mau menjelaskan apa bentuk penyimpangan yang dilakukan anggota DPR.
"Jangan dilihat komisinya, tunggu tanggal mainnya saja," tegas Pandu.
Selain anggota DPR, Pandu juga memastikan pengguna kuota haji akan dijerat. Seperti diketahui, salah satu penyimpangan pengelolaan ibadah haji adalah dalam hal kuota.
"Iyalah kalau itu," ungkap Pandu.
(kha/slm)











































