Soal Perseteruan dengan Pengacara Udar Pristono, Ahok: Cuekin Sajalah

Hari ke-589 Jokowi-Ahok

Soal Perseteruan dengan Pengacara Udar Pristono, Ahok: Cuekin Sajalah

- detikNews
Rabu, 28 Mei 2014 18:11 WIB
Soal Perseteruan dengan Pengacara Udar Pristono, Ahok: Cuekin Sajalah
(Foto: dok detikcom)
Jakarta - Tim pengacara Udar Pristono, eks Kadishub DKI mengultimatum Wagub DKI Basuki T Purnama atau Ahok. Ahok dituntut meminta maaf ke Udar tentang tuduhan dugaan korupsi bus TransJakarta atau dilaporkan ke polisi. Ahok sempat tertantang namun akhirnya memilih tak menghiraukannya.

"Anda (Udar) kan punya pengacara, ya Anda lawan dong Kejaksaan Agung. Yang nuduh Anda lakukan ini kan bukan gua. Saya kan cuma bertanya dalam rapim 'Eh kenapa barang baru sudah rusak. Kamu yang benar saja nyuruh Gubernur meresmikan langsung rusak'. Dia (Udar) jawabnya itu belum diterima (bus TransJakarta-nya), masih mau di-tune-up," jelas Ahok.

Hal itu disampaikan Ahok saat ditanya tentang perselisihannya dengan eks Kadishub Udar Pristono dan tim pengacaranya di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2014).

"Kalau pencemaran nama baik serang Jaksa Agung dong. Kenapa Jaksa Agung tetapkan dia jadi tersangka? Kenapa beraninya cuma sama Pak Ahok doang? Saya suruh laporin ke Mabes (Mabes Polri) kagak mau. Ke sini teriak-teriak," imbuh Ahok.

Tentang pengacara Udar mengultimatum Ahok yang harus meminta maaf dalam waktu 2x24 jam, melaporkan ke Mabes Polri dan ke DPR, Ahok mengatakan bahwa sampai hari ini ultimatum itu belum terbukti.

"Kemarin saya baca beritanya gak ada ultimatum. Dia bilang besok akan laporkan. Jadi kupikir Senin (26/5) lalu akan langsung laporkan ke Mabes. Jadi kok mundur. Oh dia baru ngerti, hukumnya harus somasi dulu. Ini pengacara top juga, dia sadar hukumnya salah. Mesti somasi dulu. Berarti Kamis baru dia laporin, tapi besok Kamis libur. Ya sudah Jumatlah," kata Ahok sambil tertawa.

Ahok akhirnya mengatakan tak akan mempedulikan manuver dari pihak Udar. Dia lebih memilih mengikuti proses hukum.

"Cuekin sajalah. Kan kita suruh dia lapor kok. Kan pengacara kan, bukan preman kan. Kalau pengacara kita bicara hukum dong, kalau preman juga belum tentu kita turun tangan, masih ada bodyguard gitu, banyak. Ini pengacara bukan preman kan? Kalau pengacara lewat hukum dong," tandas dia.

(nwk/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads