"Saya bertekad bahwa bila nanti saya, Hatta Rajasa, dan koalisi merah putih dipercaya, kami tugas pertamanya mencari putra putri terbaik bangsa Indonesia dari mana pun latar belakangnya. Tidak peduli suku, daerah ,agama yang penting dia terbaik untuk Indonesia. Kita tidak peduli partainya dari mana. Putra terbaik PDIP pun kita minta untuk bantu. Sekarang boleh bersaing tapi nanti kita harus bersatu untuk bangsa Indonesia," kata Prabowo, Rabu (28/5/2014).
Hal ini ia sampaikan saat berpidato di Rapimnas Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Grand Royal Preanger Hotel, Bandung. Dalam pidatonya, mantan Danjen Kopassus ini juga banyak membahas kekuatan kaum muda.
"Bung Karno pernah mengatakan berilah saya seribu pemuda dan saya akan pindahkan gunung Semeru. Berikan saya 10 pemuda revolusioner maka saya akan getarkan dunia. Nilai yang terkandung di dalamnya adalah semua perubahan besar oleh manusia itu diciptakan, dihasilkan oleh orang-orang muda," papar Prabowo yang memakai kemeja putih, celana krem, dan kopiah hitam ini.
Di hadapan ratusan peserta Rapimnas, Prabowo menyemangati pemuda agar bersemangat melakukan perubahan.
"Yang kita takuti, waspadai adalah kalau anak muda kita melempem. Kalau anak muda kita pemalas. Kalau generasi muda kita generasi yang lembek, penakut, yang punya rasa rendah diri. Terlalu kagum dengan bangsa lain, tidak kagum dengan bangsanya sendiri," ujar pria berusia 62 tahun ini.
"Saya pesan, KNPI jadilah pemimpin yang tangguh. Kalau bukan kalian dari mana lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi?" pesan Prabowo.
(trq/trq)











































