"Jusuf Kalla tak akan menjadi matahari kembar bagi Jokowi. Jusuf Kalla juga tak akan lebih menonjol dari Jokowi," kata Denny yang baru saja mengobrol empat mata dengan JK, dalam siaran pers, Rabu (28/5/2014).
"Jusuf Kalla di masa awal pemerintahan Jokowi hanya melengkapi Jokowi dalam mengelola dinamika politik elite. JK juga hanya melengkapi Jokowi memastikan program pemerintah berjalan sesuai dengan platform," kata Denny.
Dia yakin Jokowi akan lebih menonjol di pemerintahan. "Namun semakin Jokowi fasih menjadi pemimpin nasional, peran Jokowi semakin menonjol," katanya.
JK pernah disebut sebagai matahari kembar saat bersama SBY memimpin tahun 2004-2009 silam. Kala itu JK seolah balapan dengan SBY dalam banyak hal. Sampai kemudian SBY-JK 'putus' di Pilpres 2009, kala itu SBY memilih cawapres Boediono dan JK maju ke pilpres menggandeng Wiranto.
JK juga telah menampik dia dan Jokowi akan menjadi matahari kembar. "Kalau kami ibarat kereta, kami kereta yang mesinnya lebih kuat. Dan bagaikan matahari, kami matahari yang sinarnya lebih kuat bukan dua matahari," kata JK pada Selasa (27/5) kemarin.
(van/nrl)










































