"Itu 2 bulan setelah (saya) dilantik. Wajar saja kalau langsung diangkat jadi presiden marah lah semua orang Jakarta," ujar capres yang diusung oleh PDI Perjuangan, NasDem, PKB, Hanura dan PKPI ini di Taman Suropati, Jakarta Pusat, Minggu (27/5/2014).
"Kita ini (waktu itu) masih ngurus KJP, Tanah Abang, kampung deret dan sebagainya yang belum diberikan ke masyarakat. Wajar kalau Pak JK ngomong gitu. Kalau sekarang tanya ke Pak JK gitu jawabannya beda pasti," lanjutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"2 tahun ini memimpin hebat," ucap JK.
Jokowi menganggap video itu bagian dari kampanye negatif (negative campaign) yang disebarluaskan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
"Itu kampanye negatif nggak berpendidikan lah. Adu visi misi dan gagasan nah itu baru. Sama saja nggak di tv, sms, youtube alangkah lebih baiknya adu program dan gagasan," tuturnya.
Meski telah mengatakan tidak akan ada bagi-bagi jabatan, apakah pasangan ini juga menjanjikan posisi menteri kepada pihak tertentu?
"Kita nggak pernah sampai detik ini bicara menteri apalagi menteri utama," tutupnya.
Saat ini Jokowi-JK tengah menghandiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas II) Partai NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
(fjp/ndr)











































