"Anggota tadi terkena luka tembak di dada sebelah kiri dan sudah menjalani operasi," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Dwi Prayitno di RSUD Persahabatan, Rawamangun Jakarta Timur, Senin (26/5/2014).
Ia mengatakan hasil operasi sendiri berjalan baik dan sukses. Peluru yang bersarang di tubuh anggota sudah berhasil diangkat.
"Kondisi sesuai penjelasan direktur rumah sakit korban Briptu Jefry sudah dilakukan operasi boleh dikatakan sudah stabil," tuturnya.
Sementara Direktur Rumah Sakit Persahabatan Dr Mohammad Syahri mengatakan luka tembak korban tidak mengenai jantung. Meski begitu peluru bersarang di perut dan terjadi pendarahan.
"Korban terkena luka tembak di dada sebelah kiri tetapi tidak mengenai jantung menyerempet paru dan menembus perut sempat terjadi pendarahan di lambung," tuturnya.
Dikatakannya dalam operasi yang dilakukan. Pihaknya menerjunkan 4 dokter spesialis yakni dokter bedah intensif, bedah torak, dokter paru dan dokter anastesi.
"Operasi sudah selesai laporan terakhir diterima berjalan baik," imbuhnya.
Ia mengatakan korban sempat kritis lantaran pendaraahan di organ paru-paru dan lambung. Namun sebelum di operasi korban telah dapat pertolongan pertama lebih dahulu.
"Sempat pendarahan saat perjalanan sebelumnya masuk rumah sakit uki, baru dikirim kesini," ungkapnya.
(edo/fjp)











































