"Itu tim hukum yang memfollow up," kata Puan usai acara Rapat Koordinasi Badan Pemenangan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2014 di Wisma Serbaguna Gelora, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014).
Jokowi sendiri menilai aksi pembakaran posko relawan Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta Selatan dan Baliho bergambar Megawati di Jakarta sebagai intimidasi. Namun Puan enggan menanggapi lebih lanjut.
"Itu hukum yang akan mengurus hal tersebut," ujarnya.
Pihak kepolisian pun akan mengusut kasus pengerusakan ini. Namun belum ada saksi mata yang melihat langsung pelaku pembakaran.
Sementara politisi PDIP Eva Sundari mengharapkan pihak kepolisian tidak membiarkan kasus ini menguap. Ia berharap pihak kepolisian bisa mengungkap siapa pelakunya.
"Mbo yo sampai serius, jangan hanya basa basi tapi sampai ditemukan pelakunya. Teror ini jangan terjadi lagi," ujar Eva.
(vid/ndr)











































