"Karena Juli ada ibadah puasa juga pelaksanaan piala dunia," kata Ketua Tim Sukses Jokowi-JK Tjahyo Kumolo di Wisma Serbaguna Gelora, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014).
Ibadah puasa akan berlangsung mulai akhir Juni hingga akhir Juli, waktu yang sama dengan digelarnya piala sepakbola paling bergengsi di seluruh muka bumi, Piala Dunia. Tjahyo melihat potensi dua momentum itu, namun ia tak menjelaskan teknis pemanfaatannya.
"Ada tim resmi, yang resmi terdaftar di KPU, dan ada tim bayangan, tim di bawah tanah, di atas tanah, laut dan udara yang tidak diketahui," ujar Tjahyo.
"Kampanye nanti Pak Jokowi sendiri, Pak JK sendiri, atau mereka bersama, ketua umum partai juga kampanye sendiri. Bagi yang suka hobi bola, piala dunia juga bisa berkampanye di sela kesibukan," tambahnya tanpa memperjelas lebih lanjut.
Sementara terkait kedatangannya ke Senayan dalam rangka Rapat Koordinasi Badan Pemenangan Pemilu Presiden-Wakil Presiden PDIP tahun 2014. Tjahyo menilai rapat dilakukan untuk mengejar waktu sebelum 1 Juni 2014.
"Agenda kita di samping rapat, nanti sore ada peresmian posko relawan pusat untuk mendata seluruh relawan yang sudah diresmikan, sudah jalan, dan akan dilantik, di Jalan Cik Ditiro," kata Tjahyo.
Tak hanya itu, Tjahyo pun menyebutkan sejumlah agenda lainnya seperti Rakornas NasDem yang akan digelar yang akan dihadiri oleh Jokowi-JK di Ancol, Jakut. Agenda lainnya yaitu memperingati Isra Miraj dan meresmikan markas besar pemenangan Jokowi-JK di Jalan Sisingamangaraja.
"Acara besarnya akhir pekan ini, saat capres kita bersilahturahmi di beberapa ponpes. Pekan ini seluruh parpol pendukung akan rakor dan pemenangan pemilu pilpres, sehingga 30 Mei selesai penugasan internal dari masing-masing parpol," ujar Sekjen PDIP itu.
"Waktu mendesak sehingga 1 Juni bersamaan puncak acara dan Bulan Bung Karno akan ada pidato capres cawapres, tempatnya akan segera disampaikan," tambah Tjahyo.
(vid/ndr)











































