Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Baliho Bergambar Mega di Jakarta Pusat

Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Baliho Bergambar Mega di Jakarta Pusat

- detikNews
Senin, 26 Mei 2014 15:34 WIB
Polisi Selidiki Penyebab Terbakarnya Baliho Bergambar Mega di Jakarta Pusat
Jakarta -

Polisi tengah mengusut kasus terbakarnya baliho bergambar Megawati Soekarno Putri di Cideng, Gambir, Jakarta Pusat. Belum diketahui apakah baliho yang terletak di depan markas pendukung PDIP Satgasnas Cakra Buana tersebut sengaja dibakar atau terbakar.



"Kami masih selidiki penyebab kebakaran tersebut. 3 orang saksi sedang kami periksa," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hendro Pandowo di lokasi, Jl Cideng Barat, Senin (26/5/2014).



Hendro mengatakan, 3 orang saksi tersebut adalah Franchy (petugas keamanan sekitar), Hery (anggota Satgasnas Cakra Buana) dan Ade Jumadi (anggota Satgasnas Cakra Buana). Dari keterangan sementara, tidak ada saksi yang melihat pelaku pembakaran baliho.



"Saksi bilang tidak ada orang lewat saat kejadian. Dia juga tidak dengar apa-apa sebelum baliho terbakar," katanya.



Polisi belum dapat menyimpulkan penyebab ataupun tujuan kebakaran baliho itu jika memang disengaja. Sebab saat ini belum memasuki masa kampanye.



Menurut saksi Ade, baliho tersebut telah dipasang sejak sebelum pemilu legislatif 9 April lalu. Sementara tumpukan bambu yang juga ikut terbakar semula akan digunakan untuk memasang spanduk Jokowi-JK pada kampanye nanti.



Ade sendiri tak tahu apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kasus terbakarnya baliho tersebut. Sebab pada pagi itu, markas Satgasnas Cakra Buana kosong.



"Terakhir kami ada di sini (markas Satgasnas Cakra Buana) pukul 01.00 WIB dan nggak Ada sesuatu yang mencurigakan," katanya.

Menurutnya selama ini Satgasnas Cakra Buana juga tidak memiliki musuh. "Kami nggak pernah ada konflik dengan pihak manapun," tutupnya.

(kff/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini