"Kita minta Ahok menyampaikan konfirmasi terhadap hal-hal yang melukai pengacara. Bahasa Ahok ini kurang santun," tutur salah seorang pengacara, Rasman Arief, di Balai Kota, Senin (26/5/2014).
"Kami merasa sangat keberatan profesi pengacara dilecehkan seorang pejabat publik yang seharusnya mengayomi masyarakat Jakarta," tutur pengacara lainnya, Hasan Basri.
Mereka hendak meminta klarifikasi atas komentar Ahok terhadap Udar Pristono beberapa waktu lalu. Kala itu Ahok geram karena melihat ada usaha mengaitkan kasus TransJ karatan dengan dirinya.
Ahok menganggap yang dilakukan Udar Pristono dengan mengaitkan dirinya adalah jurus mabuk. "Ini gila pengacaranya. Tadi saya nggak mau ribut, kalau mau ajak gue ribut gua paling demen," kata Ahok hampir sepekan lalu.
Niat 3 pengacara Udar Pristono untuk bertemu Ahok gagal. Penantian sejak pukul 12.00 WIB tidak membuahkan hasil karena Ahok, menurut ajudannya, sedang rapat pimpinan dengan Gubernur Jokowi.
"Maaf, Bapak sedang rapat," tutur ajudan Ahok di lantai 2 Balai Kota, di depan ruangan Ahok.
Para pengacara itu sempat menumpahkan kekesalannya dengan mengecam Ahok. Mereka beranggapan punya hak untuk mengklarifikasi ucapan Ahok.
"Dia harus gentlemen ketemu sama kita!" kata Rasman dengan nada tinggi.
Setelah usaha menemui Ahok gagal, sekitar pukul 13.20 WIB mereka meninggalkan Balai Kota.
(gah/nrl)











































