Golkar memang terkesan mendapat tempat istimewa. Saat menandatangani berkas dukungan yang akan dibawa ke KPU, Golkar didatangi langsung oleh Prabowo-Hatta. Prabowo pun langsung memuji Ketum Golkar Aburizal Bakrie sebagai sosok King Maker.
Tak hanya itu, Prabowo lantas menjanjikan posisi penting menteri utama untuk Ical. Ical langsung menerima tawaran itu. Di mata Ical, menteri utama itu seperti perdana menteri, namun di kalangan ahli hukum tata negara menteri utama hanya semacam menteri koordinator.
Baru saja posisi penting untuk Ical dibocorkan langsung oleh Prabowo, kini elite Golkar sudah mendapatkan bocoran posisi menteri untuk Golkar. Jumlahnya cukup banyak, lebih dari 4 menteri yang diberikan SBY kepada Golkar.
"Golkar dapat 7 menteri, termasuk menteri utama," kata sumber di internal Golkar, Senin (26/5/2014).
Dalam membangun koalisi, Gerindra memang blak-blakan akan bagi-bagi menteri sebagai bentuk power sharing. Lalu apakah Golkar benar-benar bakal diberi jatah 7 menteri? Apakah mitra koalisi lain seperti PKS, PAN, PPP, PBB akan merelakan begitu saja Golkar dianakemaskankan?
(van/nrl)











































