Gerindra Bantah Sebar Black Campaign 'JK Ragukan Jokowi'

Gerindra Bantah Sebar Black Campaign 'JK Ragukan Jokowi'

- detikNews
Senin, 26 Mei 2014 12:01 WIB
Gerindra Bantah Sebar Black Campaign JK Ragukan Jokowi
Jakarta - Kubu JK-Jokowi digoyang kemunculan video 'JK Ragukan Jokowi' yang membanjiri Youtube. Partai Gerindra menegaskan tak melempar video itu sebagai senjata black campaign untuk menjatuhkan rival Prabowo-Hatta tersebut.

"Kami tidak akan menggunakan itu untuk menjatuhkan. Kita harus berkompetisi sehat, fair. Kita kemukakan sebuah ide-ide solusi baik," kata Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (26/5/2014).

Namun Muzani menegaskan bahwa capres Gerindra Prabowo Subianto adalah contoh capres konsisten. Prabowo tak pernah menjilat ludahnya kembali.

"Pak Prabowo sejak awal kekuatannya adalah konsistensinya bagus dan teruji. Reputasi dalam pertempuran, beliau berani ambil resiko," kata Muzani.

Jusuf Kalla (JK) sudah resmi jadi cawapres Joko Widodo (Jokowi). JK pun kini bekerja keras dengan Jokowi memenangkan Pilpres, meski dulunya JK sempat meragukan kapasitas Jokowi.

Video JK kala meragukan kapasitas Jokowi mulai beredar di Youtube sejak Sabtu (24/5) lalu. Sampai Senin (26/5/2014), video JK mengenakan batik merah tua yang mengomentari pencapresan Jokowi semakin ramai beredar di Youtube.

"Siapa bilang Jokowi tidak punya pengalaman, dia kan Gubernur DKI, pengalamannya jadi Wakil Kota Solo. Tapi jangan tiba-tiba karena dia terkenal di Jakarta tiba-tiba dicalonkan presiden. Bisa hancur negeri ini, bisa masalah negeri ini," kata JK dalam video tersebut.

Ketua Tim Sukses Jokowi-JK, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo menegaskan video itu diambil jauh hari sebelum Jokowi-JK dinyatakan sebagai pasangan capres. Tjahjo yakin kini JK sudah yakin setelah melihat kinerja Jokowi memimpin DKI.

(van/nrl)


Berita Terkait