Pengamanan Natal & Tahun Baru Didukung Operasi Intelijen
Senin, 20 Des 2004 17:07 WIB
Jakarta - Pengamanan malam Natal dan Tahun Baru 2005 oleh Kepolisian RI akan didukung operasi intelijen. Operasi yang dilakukan BIN, Bais TNI, dan intelijen Polri akan dikoordinasikan dalam satu satgas yang ditempatkan di setiap Polda di provinsi rawan.Menurut Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Widodo AS, provinsi rawan itu antara lain Sulawesi Tengah, Maluku, dan Papua. Dan sebagai antisipasi satgas serupa akan ditempatkan di Polda Jatim, Polda Metro Jaya, dan Polda Bali.Widodo, dalam jumpa pers usai rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenen, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (20/12/2004), menyatakan langkah ini merupakan respon atas perkembangan situasi keamanan akhir-akhir ini. Seperti kasus pelemparan bom dan penembakan di dua gereja di Palu, temuan sembilan bom di sebuah bus jurusan Bandung, dan adanya travel warning dari Amerika Serikat dan Australia.Informasi akan adanya serangan teror yang disampaikan pemerintah AS dan Australia, menurut Widodo, merupakan bagian dari kerja sama intelijen kedua negara dengan Indonesia. Polri sejak awal bulan ini sudah menggelar operasi rutin secara nasional dengan kekuatan dua pertiga dari seluruh kekuatannya.
(gtp/)











































