"Secara formal tentu satu suara. Tapi secara faktual tentu ada 1 atau 2 orang yang memiliki sikap berbeda," kata Akbar sebelum menerima kedatangan Hatta Rajasa di kediamannya, Jakarta Selatan Minggu (25/5/2014).
Namun, Akbar mengatakan bahwa Partai Golkar tidak akan melakukan tindakan-tindakan resmi seperti pemberian sanksi terhadap kader-kader yang 'mbalelo'. "Sepanjang yang bersangkutan bersedia meninggalkan jabatan strukturalnya," ujar Akbar melanjutkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akbar tidak mengkhawatirkan kemungkinan pecahnya suara Golkar seperti yang terjadi pada Pilpres 2004. "Kalaupun ada, tidak memiliki akan berefek signifikan. Itu tidak akan mempengaruhi dukungan luas dari Golkar kepada pasangan Prabowo-Hatta," ujar Akbar.
(erd/erd)











































