Suara Pileg Kurang Optimal, PDIP DKI Kumpulkan Seribuan Kader

Suara Pileg Kurang Optimal, PDIP DKI Kumpulkan Seribuan Kader

- detikNews
Minggu, 25 Mei 2014 15:18 WIB
Suara Pileg Kurang Optimal, PDIP DKI Kumpulkan Seribuan Kader
Jakarta - Perolehan suara PDIP saat Pileg 9 April 2014 lalu dinilai Ketua DPD PDIP DKI Boy Sadikin kurang optimal. Ia pun mengumpulkan seribuan kader PDIP dari 6 wilayah di Jakarta untuk mengoptimalisasi suara di pilpres.

"Kumpulan suara kita kurang 50 persen DPRD dan DPR. Pengurus di Jakarta harus lebih giat untuk memenangkan Jokowi-JK," kata Boy.

Boy menyampaikan hal ini dalam acara Konsolidasi Pemenangan PDI Perjuangan DPD DKI di Gedung Raja Mulia, Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (25/5/2014). Sekitar 1.000 kader partai berlambang banteng moncong putih ini berkumpul di aula utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita sudah bertemu dan mereka Insya Allah minggu depan, partai pendukung PKB, NasDem, Hanura, PKPI. Jadi kita sudah siap," ujar Boy.

Boy tak membisikan target suara yang ingin didulang dari ibu kota untuk Jokowi-JK. Namun ia ingin agar Jokowi-JK menang di ibu kota.

"Target suara ya yang penting menang, dengan dukungan dari rakyat Indonesia dan partai pendukung," ujar Boy.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat mengaku suara di Jakarta sangat penting untuk partai tempat dia bernaung. Di sisi lain, black campaign yang beredar dinilai Djarot tak akan berpengaruh karena rakyat Indonesia sudah cerdas.

"Kita segera bentuk tim gabungan antar partai pendukung. Polanya kampanye door to door, DKI ini adalah wilayah prestisius maka pertaruhannya kita harus menang," ujar Djarot di lokasi yang sama.

"Black campaign itu di twitter, tapi kita berusaha untuk tidak menggunakan black campaign. Rakyat sudah cerdas dan masyarakat bisa menetralisir itu," tambah Djarot.

1.000 lebih kader yang berkumpul berasal dari Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu.

(vid/mpr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads