"Salah satunya dalam revolusi mental adalah pemberantasan mafia impor. Mafia ini memberatkan rakyat karena di situ bicara rente. Selain revolusi hukum, tapi sisi produksi juga harus diurus. Ini yang akan dilakukan Jokowi-JK," kata Ketua DPP PDIP Arif Budimanta di Jokowi Center, Jakarta Pusat, Minggu (25/5/2014).
Arif menjelaskan sektor pertanian akan menjadi poros mainstream dalam pembangunan Indonesia. Hal ini mencontoh program yang dilakukan oleh Soeharto.
"Kita berbicara rente dan untuk memberantas rente harus melakukan revolusi. Kita tidak hanya mengurus soal impor tetapi pada sisi kebijakan juga," terangnya.
Berbicara soal pertanian, lanjut Arif tidak hanya berbicara pada level Kementerian Pertanian saja. Tetapi menggabungkan semua sektor kementerian yang ada.
"Misalnya soal infrastruktur irigasi, sungai itu ada di Pekerjaan Umum (PU), bicara soal pasca panen adalah Memperindag, bicara soal pembibitan dan teknologi ada di Mensristek, dan soal inflasi ada di Menkeu dan ini semua harus terintegrasi," jelasnya.
"Dan ini soal leadership untuk menyatukan itu. Dan Jokowi-JK akan melakukan hal itu," imbuhnya.
Dalam melaksanakan itu semua Jokowi seringkali mengatakan dibutuhkan profesionalitas, kapabilitas, dan integritas. Arif menegaskan Jokowi-JK akan bebas dari conflict of interest.
"Mereka mau bekerja untuk ini," terangnya.
(fiq/mpr)











































