"Target suara kita 75 juta pemilih. Di Jawa 50 persen dari dari 75 juta. Sisanya Kalimantan, Papua, Sulawesi dan, Sumatera," kata Jusuf Kalla.
Mantan Wakil Presiden RI ini menyampaikan saat memberi pembekalan pada acara Rapat Kordinasi Seknas Jokowi Se-Jawa di Gedung Serba Guna, Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (25/5/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga bisa memberi suatu pendekatan informasi ke masyarakat, yang terbaik untuk bangsa ke depan," katanya kepada wartawan ketika hendak meninggalkan Gedung Serba Guna.
Saat ditanya apakah gerakan relawan disinergikan ke partai, politisi yang akrab disapa JK ini mengatakan, setelah deklarasi pasangan capres-cawapres, rakyat memilih calon presiden, bukan partai.
"Ini gerakan relawan karena punya hak. Setelah deklarasi capres itu haknya rakyat. Bukan memilih partai tapi memilih calonnya," ujarnya.
Ketika disinggung kenapa tidak memilih dan merekrut artis, JK mengungkapkan bahwa pihaknya tidak membeda - bedakan golongan masyarakat.
"Kita tidak pilah - pilah, ada buruh, pegawai, pemuda, nelayan. Karena itu semua bagian dari masyarakat," katanya.
(idh/erd)











































