"Ini kan pilihan pribadi, bukan partai. Tidak ada partai yang dicoblos. Kalau ada partai yang dicoblos dan orang Golkar tidak pilih Golkar, itu salah. Ini Golkar memilih bekas ketuanya, apa yang salah. Daripada memilih ketua partai lain, apa itu salah? Justru salah kalau memilih partai lain daripada partai sendiri ya kan," kata Jusuf Kalla (JK) usai deklarasi.
Bagi JK, aksi ‘mbalelo’ dari keputusan partai itu tidak menyalahi aturan. "Pilpres itu pilihan perorangan, figur, yang memang punya kemampuan untuk itu. Jadi tidak ada (yang salah) hampir berbeda dengan pilihan partai, ini pilihan kepercayaan," paparnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam susunan pengurus Relawan, ada sejumlah politisi senior Golkar yang terkenal, yakni Aksa Mahmud, adik ipar JK. Dia duduk sebagai Pembina bersama Hamka Haq, ketua Baitul Muslimin (ormas sayap PDIP). Lalu ada Erwin Aksa, Wabendum Golkar yang duduk sebagai penasehat bersama lima orang lainnya.
Relawan ini akan jadi motor untuk menggerakkan pemenangan Jokowi – JK mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten / kota, kecamatan, keluaran/desa. Ketua Relawan, Muchlis Patahna mengklaim anggota KKSS saat ini sudah ada mencapai 9 juta jiwa yang tersebar di berbagai daerah.
Jusuf Kalla pun berterimakasih atas dukungan yang diberikan. "Begitu banyak kelompok masyarakat yang mendukung sepenuh hati. Ini relawan nusantara terdiri dari berbagai suku. Datang dari Bali, Sumatera, mereka datang dari berbagai daerah. Kami berterima kasih," kata dia.
(ros/rmd)











































