Anies Baswedan, juru bicara tim pemenangan Jokowi-JK, berdampingan dengan Mahfud MD, ketua tim pemenangan Prabowo-Hatta dalam diskusi nasional dan gebyar budaya bertajuk 'Membangkitkan semangat kebanggaan dalam Menatap Masa Depan Idonesia' digelar oleh Paguyuban Golf Insan Cita (PGIC) dan Forum Diskusi Insan Cita Sejahtera (Fordis ICS) di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Sabtu (24/5/2014).
Diskusi berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Mahfud dan Anies tampak akrab, meski berbeda kubu. Mereka duduk berdampingan dan kompak memakai batik. Tak ada kampanye negatif yang dilontarkan terhadap kubu lawan masing-masing selama diskusi. Malah mereka terlihat sempat berbisik-bisik saat menjawab pertanyaan dari audiens.
Pukul 11.00 WIB, Mahfud meninggalkan arena diskusi lebih dulu karena harus menghadiri acara di Surabaya.
Dalam diskusi tersebut, Anies menyatakan forum diskusi ICS-KAHMI itu sebenarnya tidak dibuat dengan sengaja untuk mengadu kedua kubu. "Nggak, ini acaranya sudah lama direncanakan. Kebetulan sekarang ada di kubu yang berbeda," kata Anies sesaat sebelum diskusi dimulai.
Rektor Universitas Paramadina ini menyampaikan pandangan-pandangan soal pentingnya pendidikan untuk solusi masalah kebangsaan. Pemimpin yang baik, kata dia, harus mampu memberikan pendekatan yang berbeda untuk berbagai persoalan, seperti pendidikan, infrastruktur dan terutama ekonomi.
"Pendidikan bukan jawaban dari segalanya, tapi pendidikan efeknya jangka panjang. Tapi kalau enggak dibereskan bisa berdampak lama. Makanya masalah pangan, infrastruktur dan lain-lain harus dibenahi. Fondasi sulit dipertahankan kalau dalam ketimpangan. Persatuan itu harus adil, bukan hanya satu bangsa satu Bahasa, tapi satu ekonomi," kata dia.
Kemudian, Mahfud membicarakan soal kepemimpinan untuk masa depan bangsa. Mahfud lebih menyoroti ketiadaan penegak hukum yang adil sepanjang masa pemerintahan.
βYang enggak ada di negari kita ini adalah pemimpin yang mampu menegakkan hukum dengan benar. Semua konsep-konsep itu sudah ada kita punya, tapi dikorupsi, dilanggar aturannya sehingga bangsa kita enggak maju-maju. Karena penegakan hukumnya yang kurang itu tadi,β tuturnya dalam diskusi.
Β (ros/mad)











































