"Tersangkanya sudah ditangkap, dia adalah kuli bangunan yang bekerja di bangunan, di samping tempat korban menginap di Ubud," ujar Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Aris Purwanto, saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/5/2014).
Aris menjelaskan, korban ditemukan meninggal tak wajar di kamarnya pada Kamis (22/5) malam lalu dengan kondisi leher terjerat tali. Pihak Kepolisian Gianyar kemudian melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi di tempat penginapan itu, termasuk tetangganya.
"Kemudian kita lihat di samping penginapan ada kuli-kuli bangunan sedang bekerja, kita periksa mereka satu persatu," imbuh Aris.
Dari hasil pemeriksaan, diketahui ada satu buruh yang meninggalkan lokasi yang bernama Hambali (32). Polisi kemudian mengorek informasi dari para buruh, hingga akhirnya polisi bisa mengejar Hambali ke Jakarta.
"Dari keterangan para buruh, tersangka punya teman di Jakarta. Kita menduga temannya ini akan menjadi tempat tujuan tersangka," tambahnya.
Berbekal ciri-ciri wajah Hambali yang dikumpulkan dari para pekerja bangunan itu, polisi dari Polres Gianyar kemudian berangkat ke Jakarta malam itu juga.
"Kemudian kita koordinasi dengan Polda Metro Jaya, kemudian kita dibantu Subdit Jatanras Polda Metro Jaya sehingga akhirnya tersangka bisa kita tangkap," paparnya.
Tersangka ditangkap di kamar kosnya di Pluit Permai 3 No 7 Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (23/5) malam. Tersangka saat ini sudah diterbangkan ke Bali untuk pemeriksaan lebih dalam soal motifnya.
(mei/ahy)











































