Hal itu, ujar Jusuf Kalla, karena media sosial lebih cepat merespons hal yang positif ataupun negatif.
"Namanya juga media sosial banyak lontaran yang elok dan tidak elok di sana. Tugas kita nanti melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang benar tersebut," tutur Jusuf Kalla.
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri lokakarya visi dan misi Jokowi-JK di Hotel Oria, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/05).
Persoalan media sosial itu, lanjut Jusuf Kalla, sejalan dengan apa yang dirumuskan oleh Tim Media Centre pemenangan Jokowi-JK. Tim tersebut akan melakukan serangan udara untuk menangkal sekaligus menyerang opini-opini yang nantinya banyak terbentuk menjelang kampanye pemilu presiden dan wakil presiden 9 Juli mendatang.
(brn/brn)











































