"Mengenai pemeriksaan, kami sangat kooperatif membantu pengumpulan bahan. Kami tidak menghalangi. Tidak ada satu pun pejabat yang mangkir. Di kantor kami maupun di Arab Saudi," kata Anggito saat jumpa pers di Kemenag, Jl Pejambon, Jakpus, Jumat (24/5/2014).
Terkait pengadaan pemondokan, katering dan transportasi, Anggito memastikan sudah ada perbaikan sejak tahun 2012. Pengawasan ketat oleh Inspektorat Jenderal Kemenag juga terus berlangsung hingga kini.
"Tahun 2012 sudah ada saya dan Irjen. Di situlah perbaikan terus dilakukan. 2014 Sangat intensif diawasi Irjen," tegasnya.
Menurut Anggito, ada tiga jenis pelayanan di Arab Saudi terkait haji, yakni pemondokan, katering dan transportasi. Semua ada kualifikasinya, termasuk jarak, lingkungan dan kapasitas.
"Faktor itu dibakukan dan itulah yang ditetapkan," tegasnya.
"Di dalamnya ada sebuah tim. Tim yang melakukan proses seleksi dan negosiasi. Diisi juga oleh penasihat hukum," sambung dia.
(mad/nwk)











































