Bertemu di Facebook, Sekarang Bersama di Penjara BNN

Bertemu di Facebook, Sekarang Bersama di Penjara BNN

- detikNews
Kamis, 22 Mei 2014 17:31 WIB
Jakarta - Perkenalan Juliana di Facebook dengan seorang warga negara Nigeria, Henry Albert, yang tidak lain seorang napi Lapas Kelas II A Karawang berakhir tragis. Kini keduanya malah berakhir di ruang tahanan BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Berawal dari penangkapan aparat BNN terhadap Alma Noviani pada Rabu (16/4) lalu di halaman 7-11 Daan Mogot, Jakbar. Dari tangan dia, petugas mendapati sabu seberat 1,2 gram.

Penggeledahan dilakukan petugas di rumah perempuan berbadan tambun ini. Hasilnya, petugas kembali mendapati sabu seberat 1,3 gram.

Penelusuran BNN didapati Alma pernah beberapa kali mengirimkan sabu kepada Juliana. Perempuan berkulit putih itu kemudian ditangkap setelah petugas mendalami dugaan peredaran narkoba yang melibatkan Juliana.

Akhirnya, pada Senin (21/4) di depan pintu masuk apartemen Sudirman Park, Juliana dicokok petugas dengan barang bukti 4 kg heroin. Penggeledahan pun dilakukan di kediaman Julianan lainnya di daerah Kramat Lontar. Di sana petugas menemukan 2,3 kg sabu.

"Sebelum ditangkap, Juliana mendapatkan perintah dari Henry untuk mengambil sabu di Tamini Square Jaktim," kata Kepala Humas Kombes Sumirat, di Gedung BNN, Jl MT Haryono, Cawang, Jaktim, Kamis (22/5/2014).

Pemeriksaan petugas didapati bahwa Juliana mengenal Henry melalui situs jejaring sosial Facebook. Juliana menyadari bahwa Henry adalah seorang bandar narkotika.

"Dia juga beberapa kali ke Lapas Karawang," kata Sumirat.

Pengakuan Juliana, dirinya nekat menjadi kurir narkoba bukan karena dorongan ekonomi. "Dia sendiri berasal dari keluarga berkecukupan. Jul nekat menjadi kurir karena dorongan cinta," ujar Sumirat.

Kini Juliana tidak perlu bersusah payah mengunjungi kekasihnya ke Karawang. Jul akan bertemu setiap hari bahkan menit dengan kekasihnya itu di ruang tahanan BNN.

Petugas BNN siang tadi menjemput Henry di Lapas Karawang. Dua unit handphone disita. Diduga telepon genggam tersebut menjadi medium Henry dalam mengontrol kurir-kurir narkobanya.

(ahy/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads