Apa kata tim pengacara Jokowi, Todung Mulya Lubis soal ini?
"Ini kan proses tender, kalau disebutkan ada yang kenal bisa saja, proses ini melalui e-procuurement, siapapun bisa ikut," jelas Todung dalam jumpa pers di markas pemenangan Jokowi, di Jl Cemara, Jakarta, Kamis (22/5/2014).
Jokowi beberapa waktu lalu sudah tegas-tegas menepis soal kaitan dengan Bimo. Hal senada kembali ditegaskan Todung. Jokowi tak tahu menahu soal proyek tender itu, siapa yang menang dan siapa yang ikut.
"Saya kira tunggu proses hukumnya, tunggu," tegas Todung.
Sebelumnya Wagub DKI Ahok juga sudah menyinggung soal pengadaan TransJ ini. Ahok sudah meminta berdasarkan audit BPKP agar proyek distop lebih dahulu. Tapi Udar lanjut terus.
"Terus saya tanya waktu itu BPKP bilang ditunda dulu, dia bilang, itu demi kebijakan kepala dinas biar jalan. Ya Anda kenapa nggak tanya kita soal kebijakan," jelas Wagub yang disapa Ahok di balai kota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis.
(dha/ndr)











































