Ada Sekolah Maya, Konsep Sekolah Harus Diubah

Ada Sekolah Maya, Konsep Sekolah Harus Diubah

- detikNews
Senin, 20 Des 2004 14:29 WIB
Solo - Dampak perkembangan teknologi informasi adalah sekolah tidak lagi menjadi satu-satunya pusat pembelajaran. Karenanya harus ada perubahan drastis bagi konsep sekolah di masa datang. Sekolah juga harus bekerjasama dengan sumber belajar lain terutama internet yang telah menjadi 'sekolah maya'.Pendapat tersebut disampaikan oleh pakar pendidikan, Ravik Karsidi, dalam pidato pengukuhannya sebagai guru besar bidang sosiologi pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) di Auditorium UNS Solo, Senin (20/12/2004) siang.Ravik memaparkan bahwa perekembangan pesat dunia teknologi informasi telah membuat peranan sekolah sebagai lembaga pendidikan akan bergeser. Sekolah bukan lagi satu-satunya pusat pembelajaran karena aktivitas belajar tidak lagi terbatasi ruang dan waktu. Peran guru juga bukan lagi satu-satunya sumber belajar karena banyak sumber belajar dan informasi lain.Lebih lanjut dengan mengutip pendapat seorang usahawan bidang teknologi, Ravik mengatakan bahwa untuk menghasilkan generasi masa depan yang lebih baik, selain mendidik dengan pengetahuan yang cukup dan berkompetan juga harus matang kepribadiannya. Karenanya konsep sekolah juga harus diubah secara drastis."Sekolah tidak perlu lagi menyediakan sumber daya tradisional berupa bangunan besar, tenaga yang banyak dan perangkat lainnya. Sekolah harus bekerjasama secara komplementer dengan sumber belajar lain, terutama internet yang telah menjadi 'sekolah maya'," kata Ravik dalam pidato berjudul Reaktualisasi Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia.Namun demikian, menurut Ravik, dalam kemajuan teknologi informasi yang sepesat apa pun, keberadaan sekolah secara fisik masih tatap akan diperlukan oleh masyarakat. Ada sisi-sisi tertentu dari fungsi dan peranan sekolah yang tidak dapat tergantikan. Di antaranya, hubungan untuk mengembangkan kepribadian atau membina hubungan sosial, rasa kebersamaan maupun kohesi sosial."Teknologi informasi hanya menjadi pengganti fungsi penyebaran informasi dan sumber belajar atau sumber bahan ajar. Bahan ajar yang semula disampaikan di sekolah secara klasikal, lalu dapat diubah menjadi pembelajaran yang dapat diakses oleh siapapun dari manapun secara individu," papar Pembantu Rektor (PR) I UNS tersebut dalam pidatonya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads