"Kami mengimbau semua pihak agar agenda penting 5 tahunan ketatanegaraan Indonesia dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden tidak dinodai operasi hitam," kata kuasa hukum Jokowi, Todung Mulya Lubis dalam jumpa pers di markas JKW4P di Jl Cemara 19, Jakarta, Kamis (22/5/2014).
Selain Todung hadir juga Alexander Lay dan Asep Fajar yang ikut dalam tim hukum Jokowi. "Kita tidak perlu menyebut nama. Tapi kita imbau semua pihak melakukan kampanye secara fair jujur," tambah Todung.
Sedang menurut Alexander Lay, Jokowi siap saja dipanggil Kejagung dalam kasus ini, tetapi jangan sampai pemanggilan dilakukan untuk hal yang tak relevan.
"Diperiksanya seseorang tergantung relevansinya. Seperti dari Kejagung karena dianggap tidak relevan, Pak Jokowi jauh dari situ. Tapi tentunya Pak Jokowi siap (jika dipanggil), itu prinsip, tapi jangan dipolitisir, tidak ada relevansinya," ujar Alex.
(dha/ndr)











































